Jelajah Indochina #4

December 24, 2009 | Posted in Rants, Jalan-jalan

Saat terakhir di Hanoi
Hanoi Street
Bus tour Halong mengantarkan kembali saya ke Hanoi. Sang Guide meminta kartu nama hostel dan menurunkan saya di jalan yang ternyata keliru. Hostel saya terletak di Hang Ga artinya jalan ayam, sedangkan saya diturunkan di Hang Gai (entah jalan apa artinya), beda satu huruf tapi bikin saya tersesat lagi sore itu. Untunglah seorang bapak-bapak yang baru pulang tenis tidak hanya menunjukkan jalan tapi berbaik hati membonceng saya cuma-cuma di motornya, sampai pintu depan hostel. Jalan-jalan di Old Quarter dan Hoan Kiem Lake district memang membingungkan apalagi kalau sudah menjelang malam, jalan-jalannya sempit banyak cabangnya. Bahkan kata guide Halong, orang lokal pun bisa tersesat dibuatnya.
(more…)

Jelajah Indochina #3

December 14, 2009 | Posted in Rants, Jalan-jalan

Siap-siap ke Halong Bay
Breakfast at Little Hanoi Hotel
Sarapan pagi itu sebongkah roti baquette Perancis keras lengkap dengan selai buah persik, omelet, secangkir kopi instan dan buah-buahan. Sederhana memang, namun semuanya gratis disediakan hostel dengan rate hanya USD 7 semalam. Ruang sarapan menyatu dengan tempat penerimaan tamu hanya selangkah saja dari pintu dorm saya. Memang namanya Little Hanoi, walaupun kecil tapi menurut saya pelayanannya prima. Manager hostelnya ramah dan sungguh helpfull, memberikan informasi yang saya minta. Saya pun tidak ragu-ragu ketika memutuskan untuk memesan paket tour Halong Bay kepadanya. Sesuai rekomendasi, saya memesan paket tour Halong Bay selama 2 hari satu malam seharga 42 USD. Itu termasuk harga menengah katanya, yang paling murah untuk paket tour selama itu adalah 35 USD namun dia sering terima komplen karena pelayanan paket tour seharga itu kurang memuasakan.

Paket tour Halong Bay itu sudah termasuk bus bulak-balik Hanoi - Halong Bay, makan (2L1B1D), dan nginep boleh pilih di atas perahu (ada kamarnya) atau singgah di Cat Ba Island (ada hotelnya). Karena akan nginep di atas kapal jadi saya bawa saja ransel karena baju ganti disana semua, sedangkan tas kecil hanya muat kamera saja.
Janjinya saya akan dijemput bus ke Halong Bay sekitar jam 8, tapi sudah lewat beberapa menit masih belum muncul busnya. Di kursi depan resepsionis sudah ada beberapa turis yang tampaknya menunggu bus jemputan tour Halong juga. Sementara dengan santai saya masih meneruskan sarapan.
(more…)

Jelajah Indochina #2

December 6, 2009 | Posted in Rants, Jalan-jalan

Selamat pagi Hanoi
Ada beca juga
Penerbangan pertama (dan satu-satunya) ke Hanoi pagi itu berjalan lancar saja. Sempat rada was-was karena ada anak bule hyperaktif lari-larian mulu di aisle, entah berapa kali PP. Penumpang lain tampak biasa-biasa saja, bahkan nganggap itu lucu, para CA pun tidak terlalu peduli, padahal saya takut itu pesawat jadi oleng :D . Rencana saya membayar jatah tidur di ariport tadi malam yang tidak nyaman pun jadi berantakan karena suara berisik anak itu berlarian.

KL Hanoi memakan waktu 2.5 jam saja, jadi jam 9:00-an saya sudah nyampe di bandara Noi Bai. Pertama menginjakan kaki di Noi Bai terkesan sepi, mungkin karena masih pagi. Petugas imigrasi berpakaian hijau hansip tampak dingin (seperti petugas imigrasi pada umumnya) mencocokan poto paspor dan wajah saya. Plok-plok akhirnya paspor saya pun dicap-nya dengan permit bebas visa 30 hari. Pas saya buka-buka paspor-nya eh dassar tuh petugas ngacak banget halamannya, masak langsung halaman 46 yang dicap?!
(more…)

Jelajah Indochina #1

November 25, 2009 | Posted in Rants, Jalan-jalan

Tidak lagi bertiga
Bertiga
Setelah jalan-jalan tahun kemarin saya jadi ketagihan, pengen nyobain lagi melancong ke negara lain. Dengan pertimbangan yang sama, masalah visa dan biaya, jadi ya paling seputar Asean saja dulu. Yang berbeda kali ini saya coba jalan sendiri. Pengen ngerasain solo-traveling (bukan jalan-jalan ke Solo), bikin rencana sendiri dan jalanin semuanya sendiri, tentu saja terima konsekuensinya sendiri juga. Bukannya gak mencoba ngajak teman, udah beberapa orang ditawarin, tapi masing-masing punya kesibukan sendiri. Ada yang memang belum dapet cuti, ada juga yang sudah punya itinerary sendiri .
Tentu saja ada untung ruginya jalan sendiri. Untungnya dari segi itinerary dan kebebasan memilih destinasi, ya suka-suka sendiri saja. Ruginya selain kadang merasa sepi juga budget bisa meningkat, misal tuktuk atau taksi yang sebenarnya bisa share dengan beberapa orang jadi harus bayar sendiri. (coba hitung kata ’sendiri’ di paragraf ini)
(more…)

Jejepangan di BB Gemini

| Posted in Rants, Nihongo, Gadgets

Ada hikmahnya juga kehilangan hape (more on this later). Dulu setengah mati nyari cara supaya Nokia E61 saya bisa sekedar menampilkan aksara Jepang tanpa kotak-kotak seperti biasanya. Eh di BB ternyata sudah default bisa menampilkannya. Namun sayang pas nyoba nulis, pilihan Japanese Input ini belum secara default tersedia.

Setelah diperiksa pake BB Desktop Manager, di bagian Application Loader, ternyata belum dienable dukungan untuk Japanese Input ini. Ya sudah tinggal dicentang saja pilihannya. Terus ikutin semua langkahnya. Nggak lama kok.

BB DM Application Loader
Oh iya, sebelumnya unduh dan install software sesuai seri BB san operator saya dari http://na.blackberry.com/eng/support/downloads/download_sites.jsp

Setelah BB direstart, muncul deh pilihan input Japanese pas mencet Alt+Enter. Ngetiknya sama seperti pakai IME di komputer, kita ngetik Romaji-nya, nanti otomatis dikonvesi ke Kana terus ada pilihan Kanji-nya juga.
BB Input Languages

Terus ngapain klo udah bisa ngetik jejepangan gini?
Ya coba manfaatin hape mahal ini biar bisa dijadiin kamus Japanese-English dan sebaliknya. Caranya mah pake browser saja akses http://k.jisho.org. Mungkin di luar sana masih banyak situs kamus lain, tapi Denshi Jisho itu favorit saya :D . Tentu saja BIS kita harus support browsing service.
Denshi Jisho on BB

Bagi yang tidak langganan browsing service, misal yang hanya BIS Lite, bisa juga kok manfaatin Google Talk-nya. Jadikan bot ini sebagai teman kamu: ja2en@bot.talk.google.com berguna untuk menerjemahkan Japanese ke English. Untuk kebalikannya (English ke Japanese) silahkan undang en2ja@bot.talk.google.com.

Nah sekarang lagi nyari-nyari program buat ngereview Kanji, semacam flashcard gitu lah. Ada yang bisa rekomedasi?
Ngiri banget lihat aplikasi di iPhone/iPod Touch banyak banget aplikasi kayak gini.

*PS: saya gak tanggung jawab klo ada yang nyoba-nyoba trus BB-nya jadi rusak ya*

Masih

November 18, 2009 | Posted in Rants

Ya, masih duapuluhan
dan masih belum menemukan.

Masih mencari, hingga kini.
Entah dua, tiga atau mungkin beberapa tahun lagi…

Hey, hari ini kumulai menulis lagi.

*sokpuitisberimahahaha*

Twenty something…

November 18, 2008 | Posted in Rants

Melongo And time has just passed by…
so suddenly…
Another year has been taken from my life span…
Can’t go back, just move forward…

Sure, a man lives with his dream…
However… to realize that, there’s no other way than to wake up!
Start working, no daydreaming!

Twenty something wish:
Blessed with time, health (and money) to see another part of the world…

Hey… I said stop daydreaming…

Minggu seru, dari EJU hingga Bon Odori

November 10, 2008 | Posted in Rants, O-Stuffs

EJU, first attempt…
Ichiban, eh, Matsuri! Yah, tujuannya sih menggapai cita meraih asa, mewujudkan mimpi yang tak terbeli. Bersama beberapa abege berjuang menaklukan ujian masuk universitas di Jepun ini. Lah abegeh? Iya emang sebenarnya kan EJU ini kayak SPMB aja. Trus ngapain ikut-ikutan? Lah kan sy belom pernah ikutan SPMB, apa salahnya nyoba…Boong, karena kebutuhan sebenernya. Gara-gara masih ada insitusi yang mengandalkan IPK sebagai saringan pertama. Apa daya, saya sebagai member resmi PMDK, pastilah tak akan lolos, kecuali lulus EJU dengan nilai lumayan.
EJU pertama buat saya, mudah-mudahan sih gak perlu lagi :D . Tapi setelah kemarin mengalami sendiri nampaknya bakal ada babak percobaan berikutnya. (more…)

Here we go!

October 18, 2008 | Posted in Rants

Gak kuat ngakak nyobain semua efek poto di photofunia.com. Karena saya gak bisa potosop, jadi terkagum-kagum dan akhirnya asyik eksperimen berbagai gaya.
Ini dia beberapa yang saya rasa lumayan pas lah :D
Nampak sekali bahwa saya sangat cocok berambut panjang tergerai. Jangan salah, walaupun sekarang tampak rapi jali :P , dulu waktu kuliahan mah sama aja pernah bergaya hippies, rambut gondring, tapi gak panjang-panjang amat sih. Yah namanya juga ngirit kan, ke barber shop mahal.
Asep Guilty
Yang ini agak mencong-mencong sih mukanya, tapi jadi lebih kerasa kan tampang kriminilnya?

Asep Pirates of Caribean
Pirates of the Caribean. Lihat yang lain jadi Jack Sparrow, kok pas saya malah jadi Elizabeth Swann?
Hmm.. mungkin garis-garis muka saya lebih mirip cewek kali… mari kita buktikan…

Sepertinya sih poster dari sebuah film (Good Luck Chuck), tapi kok jadi malah inget Betty La Fea hehehe.

Semua itu pake poto yang sama. Mau lihat wajah aselinya? Ini dia.
Asep Museum

Hehehe, udah lama gak ngeblog malah posting iseng gini. Maaf lahir bathin deh.
Jakarta makin panas aja ya…

Infonya didapat dari komputerblog.com

Mengetik huruf Jepang di komputer

September 14, 2008 | Posted in Rants, Linux and OSS, IT Stuffs, Nihongo

Kill
Sebelum mengenal istilah Input Methods, untuk keren-kerenan (?) dulu saya suka copy paste tulisan Jepang dari berbagai situs, padahal mah gak ngerti artinya. Makin kesini meningkat, pake Wakan, yang punya segudang fitur termasuk kamus Jepang-English dan editor tulisan Jepang.
Sebenernya keyboard kita yang umumnya berlayout English-US bisa juga dipake untuk mengetik tulisan Jepang. Caranya adalah dengan menginstall dukungan untuk bahasa tersebut.

Untuk para pengguna GNU/Linux terutama Ubuntu ada banyak sekali alternatif input method ini. Salah satu yang didukung secara default adalah SCIM. Untuk mengaktifkannya pergilah ke menu System->Administration->Language Support. Kemudian centang pada pilihan bahasa Japanese. Secara otomatis Ubuntu akan menginstall dukungan untuk bahasa Jepang, termasuk font-nya. Tentu saja ada beberapa paket yang harus didownload, jadi pastikan komputernya terhubung ke internet.

Alternatif lain adalah UIM, ini adalah input method yang saya pake karena tidak bermasalah jika dipake input di aplikasi lain. Cara menginstallnya lumayan mudah, hanya perlu sebaris apt-get saja.
sudo apt-get install uim-applet-gnome uim-xim uim-anthy uim-gtk2.0 im-switch
Sesudah itu jalankan perintah
uim-pref-gtk
Tak lama kemudian akan muncul semacam applet UIM di systray
UIM Anthy
UIM sendiri menyediakan beberapa metode input, termasuk untuk bahasa lain. Untuk Japanese input, pilihlah Anthy. Saya set Anthy sebagai default input method.
Anthy
Untuk berpindah-pindah dari mode input direct ke mode kana atau sebaliknya tinggal tekan kombinasi tombol Shift+Space, atau pilih saja dari applet di systray. Untuk tulisan alphabet biasa bisa memakai direct input (symbol: -), untuk mode input dengan Hiragana symbolnya . Jika kita mengetik dalam hiragana, secara otomatis setelah mengetik suatu kata dan menekan space akan dikonversi ke Kanji. Cuman ya itu, suatu kata atau suku kata dengan hiragana yang sama, bisa saja kanji-nya beda dan artinya juga beda, jadi memang harus tau dulu Kanji mana yang dipake. Sayangnya di list Kanji yang diberikan UIM-Anthy tidak disediakan terjemahanya. Biasanya kalau ngetik di Firefox, saya aktifkan juga peraperakun untuk cek terjemahannya.
Oh iya, dalam mode Hiragana, kita ngetik seperti biasa ngetik dalam Romaji.

Tutorial yang lebih lengkap tentang cara install UIM di ubuntu, silahkan baca: Howto Japanese Input with UIM.
Untuk pengguna setia Windows (ataupun yang selingkuh), mudah saja menginstall IME ini. Baca saja sendiri ya caranya di: Installing and using Japanese IME

Kalau sudah terinstall ya tinggal lebih banyak nyoba nulis aja di lang-8.com ^^
Bagi yang malas install-install bisa nyoba Ajax IME, web based nih, tinggal buka browser aja.

がんばりましょう!

Next Page »