Kembali sekolah

April 23, 2008 | Posted in Rants, O-Stuffs, Nihongo

image from jccindonesia.com
Sebelumnya memang saya pernah berniat belajar bahasa Jepang. Maksudnya belajar yang bener, formal di sebuah tempat kursus, bukan cuman lewat internet, dorama, Momusu sama anime, biar lebih terarah dan semangat. Akhirnya niat itu terlaksana juga. Kemarin malam pertama kali ikut kelas bahasa Jepang di JCC Indonesia, daerah Kebayoran Baru, deket Blok M. Dari kantor saya di Slipi enak sih tinggal naek Patas AC 34 ke Blok M Rp 3000, lanjut pake bajaj 10 menitan ke Jl Cipaku 2 Rp 5000 (kayaknya kalo negonya bisa, 3000 dapet tuh, deket soalnya). Kenapa milih JCC karena selain kelas Bahasa Jepang, ada juga kelas bahasa Indonesia buat orang Jepang. Jadi diharapkan nantinya ada interaksi secara langsung antar peserta. Memang JCC ini katanya didirikan oleh ibu-ibu Jepang yang tinggal di Indonesia.

Biaya kursus-nya sendiri lumayan (bisa lumayan mahal, atau lumayan murah, relatif lah), untuk kelas saya yang Elementary banget itu total Rp 510rb, sudah termasuk buku dan dikasih tas :D . Level elementary ini 10x pertemuan, dua kali seminggu, saya pilihnya Senen Selasa dan Kamis jam 18:30 sampai 20:00. Satu kelas maksimal 9 orang, minimal 6 orang. Kelas saya sendiri 8 orang yang kemaren datang.
Kesan pertama hmmm, sepertinya menyenangkan ya, baru aisatsu-aisatsu-an sama pengenalan Hiragana sih. Suasana tempat kursusnya cozy, kayak rumahan gitu deh. Ruang tunggunya luas, merangkap perpustakaan, nyaman, pake sofa, bisa pesen makan/minum sambil baca manga atau majalah, dalam tulisan Jepang. Sayup-sayup terdengar Konayuki-nya Remioromen sama Shirushi-nya Mr. Children.

Mudah-mudahan sih kursusnya bisa terus lanjut ke level berikutnya. Tentunya kalau saya sanggup membiayainya. Cita-citanya sih pengen bisa ikutan EJU akhir tahun ini. Kalau gak bisa ya minimal bisa buat modal ikut test kursus di JPF yang katanya murah tapi hanya tersedia level intermediate-advance, jadi pake test dulu.
Saya ngomongnya sekarang pake istilah cita-cita ya, gak mimpi lagi, hehe. Soalnya udah tua, jadi musti pake tengat waktu nih, tetapkan deadline. Target belajar kelas Elementary ini adalah hafal cara tulis dan baca Hiragana serta Katakana.

Begitulah ceritanya. Kembali belajar, mengerjakan PR, memang menyenangkan, hehehe, baru pertama sih, tauk deh ntar-ntar.

PS: gambar dicomot dari situs JCCIndonesia.com yang sayangnya infonya gak uptodate info yg uptodate masih dalam nihongo.

Terjemahan mentah

April 20, 2008 | Posted in Rants

Gak sengaja ngeklik autotrans-nya foxlingo, pas buka yahoo, eh jadinya mesem-mesem sendiri baca ginian..

Anda login sidang sudah berakhir.
Mengapa sidang saya berakhir?

Sidang Login berakhir untuk dua sebab.

  1. Untuk keamanan anda, Yahoo anda! Pos sidang Berakhir maksimum sebanyak dua puluh empat jam Setelah anda sudah mencatatkan di. Jika anda sudah pilih di Yahoo anda! Informasi pemakai (menemukan mengunjungi “Rekening Saya” di samping Yahoo! Pos logo di atas halaman ini) untuk didesak untuk kata teguran lebih sering daripada setiap hari, sidang anda akan berakhir setelah jumlah waktu yang ditetapkan.
  2. Jika anda tidak menyetujui Biskuit Diserang login atau komputer anda tidak dibentuk untuk menyetujui biskuit, sidang anda akan berakhir hampir segera. Kami memakai biskuit (potong-potong kecil informasi tempat) untuk membantu kami di pembuktian pemakai dan di penghematan informasi konfigurasi. Biskuit diperlukan bagi Yahoo! Pos.

Jika anda memahami pesan ini dengan segera setelah penebangan di, anda sebaiknya memeriksa pengikut-pengikut:

  • Memeriksa untuk melihat bahwa waktu sistem komputer anda tepat. Biskuit sudah waktunya peka dan mungkin tidak bekerja jika tanggal komputer anda salah sebanyak amat banyak.
  • Yakinkan bahwa anda browser dibentuk untuk menyetujui biskuit atau bahwa anda menyetujui menyetujui biskuit selama login proses.
  • Matikan program pihak ketiga atau papan pengontrol yang mana pun yang secara otomatis menolak biskuit.

Memang sih istilah-istilah IT itu gak bisa semuanya diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Cookies jadi apa coba? Biskuit?

My favourite linux commands

April 17, 2008 | Posted in Rants, Linux and OSS

As everyone else doing it…
On my laptop with Ubuntu 7.0.4

me@mylaptop:~$ history | awk '{a[$2]++}END{for(i in a){print a[i] \" \" i}}' | sort -rn | head
215 sudo
55 ls
47 cd
22 ssh
20 apt-cache
11 cat
10 df
9 ps
8 route
8 rename

On a server with Ubuntu 6.0.6:

me@aserver:~$ history | awk '{a[$2]++}END{for(i in a){print a[i] \" \" i}}' | sort -rn | head
104 ls
77 cd
27 sudo
24 last|head
18 screen
18 df
11 mv
11 less
8 tail
7 w

Yes, I’am too lazy typing those commands, and yes I’m a little bit worry about my disk space…

Melongok negeri seberang #6 (end)

April 15, 2008 | Posted in Rants, Jalan-jalan

Under the rain, looking for equator line…
Jejantas Udara Genting
Agak berlebihan nih intro-nya. Tapi bener juga kok, pas nyampe di LCCT Kualalumpur dari Phuket, langit sudah mendung. Akibatnya pas kita nyampe di KL Sentral Station hujan sudah turun. Karena ngejar waktu terpaksa kita hujan-hujanan nyebrang buat nyari Monorail Station dengan tujuan Imbi, tempat hostel Equator berada. Dari petunjuk yang didapat dari internet disebutkan alamatnya ada di lorong sekian nomor sekian. Jadinya kita kira ada di dalam gang gitu. Petunjuk pertama yaitu Jingga Cafe sudah terlihat ketika keluar dari statiun monorail Imbi. Jadilah kita hujan-hujanan lagi mulai menyusuri jalan kecil sebelahnya. Gak nemu tanda-tanda adanya hostel, nanya ke sebuah rumah makan yang ternyata pegawainya orang Padang sama Bandung, gak tau juga mereka. Baru ada pencerahan ketika nanya ke seorang pakcik India. Ternyata Equator itu pas banget di pinggir jalan gede, tepat di seberang mall Timesquare (west entrance), halah gak perlu deh masuk-masuk gang dulu :D . Sampai hostel basah deh, untung saja disambut dengan ramah oleh pengelola hostelnya. Disini kita sudah booking tiga bed di sebuah dorm yang waktu itu masih kosong.
(more…)

Melongok negeri seberang #5

April 14, 2008 | Posted in Rants, Jalan-jalan

Dari kota ke pinggiran
Kita check-out dari Urban Age sekitar jam 10 pagi untuk mengejar pesawat jam 13:30 . Sayangnya tidak sempat pamitan dengan manager hostel yang ramah dan informatif itu, yang lagi standby saat itu orang lain yang baru kenal. Atas saran manager hostel pada hari sebelumnya, kita pilih pakai taksi ke bandara. Dan seperti biasa, pak supir gak mau pake meteran (argo), akhirnya main tembak 300B + tiket tol 65B, lumayan lah. Untung saja hari itu gak ada macet sedikit pun jadi dalam 1 jam bisa sampai dengan selamat di Suvarnabhumi. Kita langsung check-in, nunggu boarding, dan tanpa terasa babak perjalanan baru sudah menanti didepan mata.
Phuket International Airport
Phuket International Airport memang tidak sebesar Suvarnabhumi, namun ada yang khas dari bandara ini, yaitu bisa langsung lihat lautan. Angin laut yang segar sudah bisa terasa disini. Ah akhirnya bener-bener kerasa nih suasana liburan. Pokonya kalau liburan tuh harus ada pantai lah :D .
(more…)

Melongok negeri seberang #4

April 13, 2008 | Posted in Rants, Jalan-jalan

Museum, Mansion dan another Wat,
Jalan-jalan di Bangkok babak kedua ini masih bareng sama Daigo-kun yang membatalkan rencananya ke Tiger Temple karena waktu yang mepet. Jadinya hari itu dia ikut jadwal kita mengunjungi Jim Thompson Museum. Museum ini merupakan rumah Jim Thompson, seorang Amerika yang menetap di Bangkok dan ikut memajukan seni sutra Thailand. Beliau menghilang secara misterius waktu jalan-jalan di sekitar Malaysia dan sampai saat ini belum diketahui keberadaanya. Rumah kayu ini sebenarnya daya tariknya biasa saja bagi saya, di kampung saya juga banyak soalnya. Cuman karena penataan dan pengemasannya yang menarik jadilah suatu paket wisata yang mengundang banyak orang datang. Jika ingin belanja sutera Thailand atau cendera mata khas lain dengan harga berkelas (mahal) disinilah tempatnya.
Jim thompson house
(more…)

Melongok negeri seberang #3

April 7, 2008 | Posted in Rants, Jalan-jalan

Suvarnabhumi Airport

Welcome to Bangkok
Setelah lolos dari hampir ketinggalan pesawat di Changi, akhirnya sampai juga dengan selamat di Suvarnabhumi. Antrian imigrasi waktu itu sangat panjang, lumayan lama saya nunggunya, mungkin sekitar setengah jam. Beres masalah imigrasi, mesti nunggu lama lagi bus airport AE1 yang menuju Silom, tempat hostel kita berada. Ternyata dari Airport ke pusat kota Bangkok jauh juga, sekitar 1 jam perjalanan, ditambah lagi pas sampe Bangkoknya macet kayak Jakarta ajah. Kita juga bingung turunnya dimana, karena sang sopir suaranya kecil gak pake pengeras suara, tapi anehnya orang asing lain yang ikut satu bus, pada tau turunnya dimana (berarti sy doang yg budi ya :P ). Akhirnya setelah ngingetin ke supirnya buat turun di Silom Soi 8 (Soi = gang), nyampe juga, jalan dikit sih. Katanya Silom ini termasuk jalan paling sibuk di Bangkok, banyak kendaraan berseliweran dari mulai bus, tuk-tuk (bajaj-nya Bangkok), motor sampe kendaraan pribadi, susah buat nyeberang.
(more…)

Melongok negeri seberang #2

April 4, 2008 | Posted in Rants, Jalan-jalan

Singapore, first time abroad…
Negara kota berlambang mahluk transmutasi singa sama duyung ini boleh bangga karena jadi negara pertama di dunia yang mendapat kunjungan pertama saya ke luar negeri. .
Untuk menghemat fiskal kita sengaja lewat jalur laut ke Singapura. Dari Hang Nadim menuju Batam Center dengan taksi Rp 70rb sharing bertiga. Di pelabuhan Batam Center sebelum pemeriksaan imigrasi kita mesti bayar dulu fiskal Rp 500rb/orang (klo lewat udara fiskalnya 1jt).
Perjalanan dengan ferry memakan waktu sekitar 1 jam, nyaman juga kok walaupun penuh tapi kebagian tempat duduk. Tadinya saya kira bisa jalan-jalan keluar, di geladak terus berpose ala Titanic, ternyata gak bisa. Ferry-nya kecil, lebih gede dari bus sih, cuman penumpang bener-bener terkurung didalam.
(more…)