Melongok negeri seberang #2

April 4, 2008

Singapore, first time abroad…
Negara kota berlambang mahluk transmutasi singa sama duyung ini boleh bangga karena jadi negara pertama di dunia yang mendapat kunjungan pertama saya ke luar negeri. .
Untuk menghemat fiskal kita sengaja lewat jalur laut ke Singapura. Dari Hang Nadim menuju Batam Center dengan taksi Rp 70rb sharing bertiga. Di pelabuhan Batam Center sebelum pemeriksaan imigrasi kita mesti bayar dulu fiskal Rp 500rb/orang (klo lewat udara fiskalnya 1jt).
Perjalanan dengan ferry memakan waktu sekitar 1 jam, nyaman juga kok walaupun penuh tapi kebagian tempat duduk. Tadinya saya kira bisa jalan-jalan keluar, di geladak terus berpose ala Titanic, ternyata gak bisa. Ferry-nya kecil, lebih gede dari bus sih, cuman penumpang bener-bener terkurung didalam.
(more…)

Melongok negeri seberang #1

March 27, 2008

rei backpackMukadimah, asal mula, persiapan dan rencananya
Ada yang bilang bahwa perjalanan sebenarnya sudah dimulai dari perencanaanya (lupa deh siapa yg bilang)…
Berawal dari sebuah pesan YM Teguh sekitar Agustus 2007, ajakan yang tadinya saya kira main-main.

Eh aku ada rencana backpacking sama temen-temenku, mo ikut gak?
Kemana? Okinawa? Saya balas dengan becanda.
Jelajah 5 kota 4 negara, begitu katanya. Jakarta, Batam Singapore, Bangkok sama Kuala Lumpur (ya ya yang Indonesia harusnya gak masuk itungan), dengan biaya total kurang dari 5 jt.

Bahasa keren dari model jalan-jalan irit ini adalah backpacking, karena biasanya si pelaku suka bawa-bawa ransel/rucksack segede gaban (kira-kira 45-60 lt) buat bawa-bawa barangnya ketimbang koper. Walaupun pake ransel tinggi gitu memang keliatan sangat gagah dan keren, tapi tujuan utamanya bukan buat keren-kerenan sih, buat ngambil praktisnya aja, gampang dipanggul kemana-mana.
(more…)

Berkelana…

March 14, 2008

Rencana rute perjalanan seminggu(15-23 Mar 08): CGK-BTH-SIN-BKK-HKT-KUL-CGK

Mohon do’anya semoga diberi keselamatan dan lancar sampai kembali ke tanah air (deuh..)

Kalau sempet saya update di Twitter :D

Update:
Baru pulang senen subuh, ngantugh bgt dah.
Masih blom nyiapin poto2 buat uplod+entry blog
Seru bgt sih, tapi jadi ngerasa kayak gini, hihihi

Model Banner

March 9, 2008

Iseng-iseng buka website Ilkom IPB, eh ternyata udah ada perbaikan, pake CMS (joomla kayaknya), trus domainnya diakses baik pake www maupun tidak. Yang paling mencuri perhatian adalah gambar banner-nya, perasaaan kok kenal. Eh ternyata wajah ceria ibu-ibu angkatan 37 (barengan sih wisudanya). Berikut ini tangkapan layarnya.

Buat Dhyana, Indri, Hana, Sisil dan Ika selamat ya, ditunggu makan-makannya :D .

Gambar bannernya dirandom tiap refresh, jadi hanya yang beruntung saja bisa melihat foto tersebut. Tapi bagi yang penasaran ini dia link langsung-nya.
Setelah refresh berkali-kali kok gak nemu foto saya satupun hahahha, kuciwa dah :P

Warna Aura saya

March 3, 2008

Pagi-pagi udah ngak produktif. Iseng-iseng nyoba kuis onlen. Karena hasilnya saya pikir keren, jadi ditempel disini.

Your Aura is Orange

You’re a bit of a loner, but you’re never lonely. You know how to entertain yourself.
Whether you’re trying an extreme sport or a new weird food, you always live on the edge.

The purpose of your life: testing limits - both physical and mental… and then telling people about it.

Famous oranges include: Timothy Leary, David Blaine, Tony Hawk, Carey Hart

Careers for you to try: Snowboarder, Circus Performer, Undercover Agent

What Color Is Your Aura?

Hahaha kagak tau deh ini bener apa nggak, yang jelas memang saya pernah bercita-cita jadi agen rahasia semacam 007.
Bener gak yah aura seseorang itu bisa diliat? Bahkan katanya ada yang namanya foto aura (klo yang pake ‘t’ sih emang banyak beredar :P ).
Klo gak salah di HanaKimi ada tokoh yang bisa ngelihat aura dengan mata telanjang (lupa namanya). Dari dorama itu bisa dilihat kalau warna aura berubah-ubah tergantung mood atau kondisi orang tsb. Ya udah, sy gak bisa dapetin info lebih lanjut mengenai aura ini :P .

PS.
Link dari dari mutia via Planet Ilkomerz39

CityDailyPhoto: Satu photo setiap hari

Belum kesampean jalan-jalan keliling dunia? Jangan khawatir, cukup buka internet dan blogwalking-lah ke beberapa blog anggota citydailyphoto. Dijamin pasti makin pengen.

Apa itu citydailyphoto? Dari namanya sudah jelas kan…proyek ini diawali tahun 2005 oleh seorang fotografer amatir, Eric Tenin yang sangat menyukai kotanya, Paris. Beliau pun rutin mem-posting foto-foto tentang kotanya setiap hari ke situs Paris Daily Photo. Ternyata banyak orang yang tertarik dengan idenya kemudian mulai membangun situs serupa, yaitu posting tentang kota mereka, apakah itu tentang bangunannya, event tertentu, landscape, kegiatan orang disana atau makanan khas kota tersebut.

Saya belum tahu apakah memang para pemilik situs citydailyphoto ini tiap hari jepret terus langsung posting, ataukah memang sudah ada stok beberapa photo kemudian diposting tiap hari. Entahlah, tapi dengan spirit posting satu photo setiap hari saya rasa konsistensinya perlu diacungi jempol.
Satu hal lagi yang menarik, setiap bulan biasanya suka diadakan satu tema yang sama, jadi misal ditentukan pada tanggal sekian harus posting tentang grafity di kotanya.
Sampai saat ini sekitar 515 situs tergabung kedalam komunitas citydailyphoto (dan masih terus bertambah…).

Kota-kota di Indonesia pun tak mau kalah, silahkan saja coba berkunjung ke Jakarta, Bogor, Bandung, Denpasar, Semarang, Cibubur dan yang belum kesebut jangan marah ya.
Karena Jakarta dan Bogor sudah ada dan saya pun gak mungkin bikin Ciamis Daily Photo karena setaun cuman beberapa kali saya pulang, makanya sampai saat ini hanya sebagai penikmat saja.

Favorit saya? Perlukah dipertanyakan? Tentu saja: Kyoto dan Tokyo ^^

Ya semua itu hanya sebagai sneak preview, cita-cita utamanya adalah kunjungan resmi di dunia nyata hahaha, Amiiiin

Cuna Syushi… janai!!

February 27, 2008

(Tuna sushi maksudnya, hehe) Ceritanya makan siang tadi diundang sama rekanan bisnis kantor di salah satu kafe hotel sekitar Senayan. Nah di sebuah stand-nya ternyata ada sushi-sushi-an. Penasaran dong, secara pengalaman makan sushi yang pertama begitu memuakkan. Klo gak salah dulu di sebuah restoran semua dapat kau makan (all you can eat, tabehoudai) gitu pas buka puasa, jenis sushi nya klo gak salah California Roll, aseli bikin mau muntah, asem-asem sama asin gak jelas.

Nah yang sekarang kelihatannya menarik tampilannya, terus gak terlalu gede lagi. Karena takut mual lagi, saya ambil dikit aja, cuman 3 biji, kayak gini nih rupa dan bentuknya (gambar dari internet).

Kalau baca-baca di wiki sih, 3 sushi diatas masuk ke dalam Nigiri-Sushi, merupakan bentuk sushi yang paling umum, nasi dengan racikan khusus (pake cuka) dibentuk pake tangan kemudian diatasnya ditaro irisan daging ikan mentah. Dari kiri ke kanan adalah Salmon, Ebi sama Kani (Crab/Kepiting). Lah trus mana cuna syushi-nya? Iya saya gak tau kayak gimana rupa ikan tuna mentah itu, taunya pas udah digoreng aja di kantin ^^.
Ketiga sushi diatas juga berhasil di-identifikasi setelah googling. Kalo yg ebi keliatan jelas sih. Kalau yang tuna ternyata dagingnya agak merah, tadi ada sih cuman sy khawatir itu daging apaan jadi gak diambil.

Mulailah saya coba satu persatu, dengan sedikit celup ke dalam shoyu, dan olesan wasabi…nyam. Diicip-icip, ehm..emang gak cocok kali ya lidahnya ^^, blom kerasa tuh yang namanya nikmat makan sushi. Mungkin caranya masih salah?. Kalau menurut wikibooks ini, katanya celup ke shoyu-nya pas bagian ikan mentahnya, jangan nasinya. Jadi dikit aja. Lah waktu itu saya celup ke nasinya, emang dikit sih, tapi kan langsung menyerap. Jadinya agak asin-asin asem gimana gituh. Rasanya masih bisa ditolerir sih, gak bikin mual, gak kayak california roll dulu. Yang jelas, rasa ikan mentahnya sama sekali gak kerasa, cuman kerasa teksturnya aja kenyal-kenyal. Yang gak nahan justru nasinya yang pake cuka itu. Mungkin nanti harus nyoba sashimi kali ya ^^.
Ada yang mau ngajakin nyoba sushi lagi?

TMII: Love the sky

February 24, 2008

Mari kita bernostlagia sejenak… Saya inget pernah ke TMII, setidaknya ada poto kenangan waktu study tour SMP, dipoto di depan gerbangnya. Setelah itu, gak ada poto-poto lagi, dalemannya TMII kayak apa saya nggak tau. Yang saya ingat, saya terkapar di suatu klinik, ya masih di TMII, mabuk daratan. Mungkin saya satu-satunya siswa di sekolah waktu itu yang tau klinik-nya TMII (bangga dong).

Sekarang udah gengsi, masak naek kendaran masih suka mabuk-mabukan. Lagian dari Slipi mah tinggal naek 46 atau P6 ke UKI, habis itu sambung angkot merah ke TMII, naek taksi pun gak masalah, tarif lama paling sekitar 15 rebu dari UKI.

Kenapa bisa nyasar ke TMII? Ceritanya ada rombongan piknik dari kampung saya, 2 bus, ortu pada ikut. Tujuan utamanya adalah mesjid Kubah Emas Dian al Mahri Depok. Sebagai anak yang baik dan jarang pulang tentu ini merupakan kesempatan emas untuk bertemu ayah ibu dengan cara lumayan murah (gak perlu pulang!). Sayangnya yang tadinya mau ke Depok dulu, batal karena saya dan kakak kesiangan, gak sempet kesana, dan disuruh langsung ke TMII aja.
Ya udahlah kepanjangan ceritanya…


Pagi itu cerah, tidak basah….


Angin semilir…


Awan ber-arak riang…
Saya suka langitnya waktu itu, biru berawan, kayak di luar negeri (kayak pernah aja). Walaupun hanya pagi hari aja sih. Menjelang siang, langit khas Jakarta yang kelabu seperti berkabut mulai mendominasi.
Orang-orang pun cukup ramai, maklum hari libur. Ada pertunjukan kuda lumping pula. Buat jalan-jalan bareng keluarga masih lumayan menyenangkan.
Tiket masuk Rp 9000/orang.

Too much drugs will kill you?

February 23, 2008

Prescription Drugs
Salah satu alasan kalau sakit saya males banget pergi ke dokter adalah obat. Entah mengapa sakit apa aja, walopun cuman batuk tapi obat yang dikasih bisa macem-macem. Bukan hanya bermacam-macam jenisnya tapi tiap jenis juga banyak tabletnya, bisa buat berhari-hari, ditambah lagi aturan-aturan 4x1, 3x1, 2x1, sesudah makan, sebelum makan, tiap jam 6, 13 dan 22, tiap 4 jam. Belom minum obat udah pusing duluan.

Bukan karena masalah rasa obat yang mayoritas memang gak enak, tapi saya merasa gak nyaman aja nelan banyak bahan-bahan kimia yang saya gak terlalu punya pengetahuan tentangnya, dan itu rutin dilakukan tiap hari.

Lebih nyaman minum obat-obat pasar, yang biasanya 1 tablet bisa mencakup beragam penderitaan berikut gejala-gejalanya, misal obat flu yang disertai batuk dan demam, gak perlu ada 3 jenis tablet. Itu pun biasanya kalau terpaksa, dan hanya 1 atau 2 kali saja.

Kalau cuman gejala flu, biasanya saya lebih percaya pada makanan dan minuman bergizi. Makan yang banyak, sup hangat, buah-buahan. Atau bikin ramuan minuman sehat racikan sendiri, pake gula aren, madu dsb.

Hanya saja minggu kemaren saya terpaksa ke dokter lagi, masalahnya sudah tak tertahankan, saya perlu nasihat profesional. Something wrong with my digestion system :( , iye bahasa kerennya diare, bulak-balik ke toilet tiap jam, komplikasi sama demam. Entah makanan apa yang masuk ke perut saya sebelumnya, perasaaan biasa-biasa aja, jajanan kantin. Eh, tunggu… mungkinkah jajan ayam bakar di pasar itu yang sampe nambah dua piring, sambel-nya kah? Sampai sekarang penyebabnya masih menjadi misteri. Menderita banget deh kalau sakit bagian pencernaan itu, gak bisa makan enak, bubur pun cuman dicampur kecap. Dan dari dokter itu saya dapat oleh-oleh sekantong obat-obatan bermacam rupa, lengkap dengan antibiotik dan oralit untuk pertolongan pertama.

Mencegah biar gak jatuh sakit itu memang jauuh lebih baik daripada mesti nelen puluhan obat.

PS: Gambar dicomot dari: http://www.buckeyeinstitute.org/article/935 tanpa se-izin empunya

Gyaboo!! Nodame Special

January 19, 2008

Capppeeee deeeehhh T_T
Cuman dapet link torrent yang satu episode-nya aja 1GB lebih hampir 2GB…

Buat yang gak sabaran…
Review Nodame Special in Europe 1
Review Nodame Special in Europe 2

Nodame donwload link and resources

« Previous PageNext Page »